Depok, CyberNews. Lembaga amil zakat nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) akan menggelar perhelatan akbar dengan tema “Maksimalisasi Potensi Menuju LAZ Terbesar dan Terdepan” dalam Rapat Konsolidasi Nasional di Graha Insan Cita, Depok, Jawa Barat, 28-30 Maret 2008. Sebagai salah satu lembaga terbesar ke-5, BMH telah ekspansi dengan mendirikan 30 kantor cabang dari kepulauan Sumatra hingga Papua.
Humas BMH Ade Syariful Allam mengatakan di sela perhelatan tersebut akan dirangkai dengan seminar nasional zakat yang mengangkat tema “Optimalisasi Fungsi Zakat dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan” pada Sabtu (29/3) dengan pembicara adalah Dr Abdul Manan MM, Yusuf Hidayat MH, Sri Adi Brama Setia, YD Sanrego MEc, yang masing-masing mewakili dari unsur akademisi dan praktisi yang selama ini bergelut dalam dunia ekonomi syariah.
Sebelumnya akan dilakukan opening ceremony dan penyerahan simbolis mesin speed boat untuk para dai di daerah terisolir Mentawai (Sumatra Barat) dan Malinau (Kalimantan Timur) oleh Wali Kota Depok Dr Nurmahmudi Ismail kepada Kepala Cabang BMH yang terdekat sebagai penanggung jawab program. “Program ini adalah rangkaian pemberdayaan yang utuh dan integral untuk daerah masyarakat terisolir. Diharapkan dari bantuan ini dapat memperlancar syiar dan dakwah Islam dan membangun ekonomi sebagai transportasi masyarakat,” jelas Ade dalam pernyataan pers tertulis kepada Suara Merdeka CyberNews, Kamis (27/3).
Menurut dia, peranan dai adalah strategis dalam melakukan perubahan dan pencerahan kepada masyarakat. Selain sebagai agen of change juga berperan sebagai informan sebagai jalur akses untuk akselerasi proses pemberdayaan. “Alhamdulillah, sampai sejauh ini kiprah yang dilakukan BMH berkaitan dengan program pendayagunaan baik di bidang pendidikan, sosial, maupun dalam bidang dakwah, antusiasme masyarakat terutama penerima manfaat, sangat baik.”
Diantaranya, lanjut dia, sekolah generasi mandiri (bebas biaya) mulai tingkat SD hingga perguruan tinggi, Graha Dakwah – sekolah dai mandiri, pemberdayaan pedagang pasar, beasiswa berkah, pendirian klinik IMS. Adapun sekelumit prestasi yang pernah diraih antaranya sebagai lembaga amil zakat terfavorit ke-2 versi IMZ-FOZ (Institut Manajemen Zakat – Forum Zakat) tahun 2005 dan meraih penghargaan MURI dengan sate terbanyak.